Saturday, November 5, 2011

Kolot! apa itu Kolot?

Sebuah kata yang sering digunakan oleh teman-teman ku untuk lelucon atau mengejek teman. tapi kebanyakan dari teman-teman ku yang menggunakan kata ini tidak tahu pasti apa artinya.

Kolot sebenarnya berasal dari bahasa sunda yang berarti "Tua". bahasa ini akan terdengar cukup kasar bagi telinga non-sunda. Kolot yang biasa kami gunakan (atau mungkin sobat sekalian juga sering gunakan) sebenarnya berarti kuno, ketinggalan zaman dan tidak bisa mengikuti perkembangan zaman.

Yang dimaksud dengan kuno, ketinggalan zaman dan tidak bisa mengikuti perkembangan zaman. pasti sobat sekalian mengira saya berbicara tentang teknologi. tetapi yang saya maksud di sini bukan hanya sekadar teknologi tetapi juga Sikap dan Sifat seseorang dalam menanggapi kejadian sehari-hari.

Misalnya, seseorang yang posesif berlebihan sampai melarang pasangannya melakukan hobbinya atau bahkan melarangnya bekerja (saya dulu tipe orang seperti ini. tapi saya sudah belajar dari pengalaman dan mengetahui bahwa itu salah). saya akan bilang orang tersebut kolot atau kuno karena orang tersebut tidak mengikuti perkembangan zaman sekarang. zaman sekarang seorang manusia tidak mungkin hanya bergaul dengan 1 orang lawan jenis (pasangannya). seperti yang kita ketahui, dari dulu manusia adalah makhluk sosial dimana bersosialisasi adalah salah satu upaya bertahan hidup. jadi kenapa harus mengatur pasangan anda kepada siapa mereka bergaul?. cemburu boleh, tapi di cari dulu kebenarannya.

Orang yang kuno atau kolot ini juga sering menentang perkembangan zaman di daerahnya dan selalu berpandangan buruk terhadap perkembangan zaman. seperti berpikiran buruk tentang tempat Billiard, Karaoke, etc, yang menimbulkan kesan buruk (saya juga dulu orang yang seperti ini. --a). mereka selalu berpandangan buruk pada tempat seperti itu. padahal tidak semua tempat Billiard atau Karaoke itu buruk.

Saya juga bilang tidak mengikuti perkembangan zaman. yang saya maksud di sana adalah ketika seseorang tidak mengikuti perkembangan zaman tapi merasa begitu up to date. misalnya heboh akan berita yang telah berlalu beberapa minggu yang lalu. tentu saja saya juga akan mengatakan bahwa dia adalah seseorang yang Kolot.

Dan ini yang paling parah, orang yang merasa dirinya hebat tanpa memperhatikan ke atas. yang saya maksud adalah di atas langit selalu ada langit. orang seperti ini merasa dia berada di langit teratas tapi tidak ingin melihat ke atas untuk menyadari bahwa ada langit lagi di atasnya. orang seperti ini biasanya membanggakan sesuatu karya yang masih di bilang amatir tetapi menyebut dirinya proffesional (saya juga dulu seperti ini T_T)

Nah sekarang kalian sudah mengerti apa itu kolot dan tipe-tipe orang yang pantas disebut Kolot. sebenarnya ada lebih banyak sifat orang yang bisa dibilang kolot. tetapi kalian pasti sudah mengerti yang saya maksud di artikel ini.

2 comments: