Friday, November 4, 2011

Dampak positif dan negatif dari berciuman

photo credit: Www.CourtneyCarmody.com/ via photopin cc
Huaah... tugas BK membuatku mempelajari hal seperti ini. tapi tak apalah, dapat pencerahan baru! dan sekarang aku berniat membagikan apa yang telah ku pelajari dari internet dengan mengrangkumnya menjadi sebuah artikel.

Ehemm... Siapa sieh yang ga tau berciuman? berciuman adalah kegiatan menempelkan bibir anda ke bibir pasangan anda. dan pada berciuman yang bergairah biasanya ada permainan lidah antar pasangannya. tapi taukah anda bahwa berciuman memiliki dampak baik itu negatif maupun positif?
Ratusan juta jam, mungkin juga lebih, total waktu di dunia yang dibuang orang-orang buat berciuman,

Dari dulu sudah disadari kalau ribuan, bahkan jutaan, kuman yang bersarang di rongga mulut bisa berpindah ke pasangan saat berciuman. Kuman tersebut bertukar tempat kendati sekadar lewat ciuman biasa. Ciuman bibir saja pun sudah bisa memindahkan sekian banyak kuman, apalagi yang lebih dari itu. Berciuman gaya Prancis, Ciuman ala Prancis berisiko Baku tular. Bibit penyakit yang ada di masing-masing mulut pasangan saling bertukar tempat. Semua orang perlu berpikir ulang sebelum melakukan kegiatan itu. Berciuman Prancis tergolong model berciuman yang diawali dengan mulut masing-masing terbuka selebar mulut kuda nil, lalu melumat lidah, dan lidah menjelajah sampai ke dalam mulut pasangan berciuman (deep throat) 

Tak perlu sampai harus berciuman Prancis karena sekadar ciuman bibir saja pun virusnya sudah mudah berpindah dan mulut ke mulut lewat air liur (saliva).

Perpindahan air liur dari mulut sehat ke mulut sakit itulah yang ikut memindahkan virus penyebabnya. Selang beberapa hari sang pasangan tertular, dan penyakitnya pun berjangkit. Jenis virus Epstein-Barr yang menjadi penyebab kissing disease. Virus ini tergolong pemain lama dan sejak dulu sudah dikenal di dunia medis.

Nama resmi kissing disease sebetulnya Infectious Mononucleiosis, yang hampir selalu mengintai pasangan yang doyan sekali berciuman, entah dengan siapa saja, yang penting ada bibirnya
Seperti awal penyakit flu, awal kissing disease memang hanya demam biasa yang tidak spesifik. Demam biasanya disertai rasa tidak enak di tenggorokan, badan sangat lemah, bahkan letih berkepanjangan, mengantuk berat, dan pusing terus-menerus, selain keluhan tidak enak di perut. Keluhan dan gejala begini berlangsung bisa sampai berminggu-minggu, bahkan sampai enam mingguan.

Selain Kissing Disease. penyakit yang katanya di timbulkan oleh berciuman antaralain
1. Menimbulkan radang hati.
2. Sakit leher.
3. Menularkan kuman penyakit.
4. Memperpendek umur.

Tetapi berciuman tidak selalu menimbulkan efek yang buruk, saya sudah meriset d’internet dan menemukan beberapa efek yang positif dari berciuman.
1. Menstabilkan aktivitas kardiovascular, mengurangi tekanan darah tinggi, dan menurunkan kolesterol.
2. Mencegah pembentukan lubang dan plak di gigi dengan menstimulasi produksi air liur saat mencegah radang gusi melalui kalsium yang dihadirkan oleh air liur.
3. Menstimulasi lebih dari 30 otot wajah yang menghaluskan kulit kita dan meningkatkan sirkulasi darah pada wajah.
4. Membakar 12 kalori per 5 detik ciuman dan tiga ciuman bergairah membantu anda mengurangi satu pound! (stgh kilogram)
5. Mencegah pembentukan hormon stres glucocorticoids yang menyebabkan tekanan darah tinggi, pelemahan otot dan insomnia.
6. Memainkan peranannya dalam memberi vaksinasi kepada orang terhadap kuman baru. Air liur mengandung bakteri, 80%nya umum ada pada semua manusia dan 20%nya merupakan keunikan pada masing-masing orang. Dengan berbagi air liur dengan seorang pasangan, anda menstimulasi sistem kekebalan tubuh anda terhadap bakteri berbeda yang terpapar ke diri anda.
7. Berciuman juga menyembuhkan cegukan


Setelah mengetahui dampak negative dan positif dari berciuman. Maka kita tahu bahwa tidak selamannya berciuman itu buruk dan tidak selamanya berciuman itu baik. Saya telah membuat beberapa tips untuk teman-teman dalam menanggapi kegiatan berciuman ini.

  1. Berdasarkan pernyataan sebelumnya mulut adalah sarang kuman dan di sanalah sumber penyakit dari berciuman. Maka setidaknya kita harus menyadari untuk menjaga kesehatan mulut apalagi saat mempunyai pasangan. Gunakan mouthwash setelah sikat gigi untuk meminimalisir kuman dalam mulut. Maka mulut anda akan terbebas dari kuman. Ini berguna walaupun anda tidak sering berciuman.
  2. Apabila anda ingin berciuman. Jangan di lakukan setelah makan (mis, makan siang bersama dengan pasangan anda lalu berciuman bukanlah ide yang baik).  Karena ada kemungkinan kuman dari sisa makanan yang tertinggal tadi berpindah ke mulut anda dan sebaliknya.
  3. Apabila saat berciuman mulut pasangan anda tercium bau tak sedap. Jangan di lanjutkan! Walau hanya sedikit bau tak sedapnya. Bau tak sedap dalam mulut biasanya disebakan kuman yang tertinggal dalam mulut. Kemungkinan dia tidak menjaga kesehatan mulutnya dengan baik dan anda tidak ingin kuman tersebut berpindah ke mulut anda. (yang ngga ada bau aja udah ada kuman, apa lagi yang bau tak sedap?)

4 comments:

  1. siip.. siip.. siip..
    wkwkwkkwkk..
    thx info jok..
    yg sering'' ya, wkwkwkwkk.. :)

    ReplyDelete

  2. Hello there, I discovered your site by means of Google while looking for a similar topic, your site got here up, it seems to be good. I've bookmarked it in my google bookmarks.
    Hello there, simply become alert to your weblog through Google, and located that it is really informative. I'm going to watch out for brussels. I'll appreciate for those who continue this in future. Numerous folks will be benefited from your writing. Cheers! netflix account

    ReplyDelete